ANIES LEPAS TANGAN, HERU BUDI TANGGUNG BEBAN
FORMULA E, DANA RATUSAN MILIAR DITAGIH
Penjabat
(Pj) Gubernur DKI Heru Budi Hartono menanggung beban penyelenggaraan Formula E
era Gubernur Anies Baswedan.
Heru yang
hanya ditunjuk melanjutkan kepemimpinan Anies sampai Pemilu serentak 2024 itu
ditagih soal pertanggungjawaban dana penyelenggaraan ajang balap mobil listrik
yang nilainya mencapai ratusan miliar rupiah.
Tak hanya
soal keuangan, Heru juga dibebankan evaluasi Formula E Jakarta 2022 dan
dituntut untuk lebih baik pada penyelenggaraan tahun ini.
Tuntutan
soal Foirmula E itu didapatkan Heru saat sowan ke fraksi-fraksi yang ada di
DPRD DKI Jakarta.
Isu Formula
E atau Jakarta Eprix itu disampaikan Fraksi PSI dan PAN.
PSI
Keuangan Formula E
Anggota
Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Idris Ahmad menagih pertanggungjawaban
penyelenggaraan Formula E yang dilaksanakan di era Gubernur Anies Baswedan.
Pasalnya,
hingga saat ini Pemprov DKI maupun PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku penyelenggara
belum secara terbuka merilis laporan keuangan penyelenggaraan balap mobil
listrik bertaraf internasional itu.
"Soal
Formula E, di tahun baru kami harap bisa mendengar pertanggungjawaban
(penyelenggaraan Formula E 2022) agar (bisa) memutuskan (sikap) bagaimana dua
tahun sisanya (Formula E 2023 dan 2024)," ucapnya, Senin (19/12/2022).
Idris
menjelaskan, Formula E jadi salah satu program Gubernur Anies Baswedan yang
sejak awal dikawal Fraksi PSI.
Terlebih,
gelaran balap mobil listrik itu sudah menelan anggaran Rp560 miliar dari APBD
DKI.
"Akhirnya
ekspektasi kami adalah bagaimana melihat pelaksanaan ini sebenarnya
tanggungjawabnya kemarin seperti apa. Karena itu bagian dari diskusi kami
juga," ujarnya.
Soal Formula
E sebelumnya juga jadi fokus utama PAN, hal ini diungkapkan oleh politikus muda
Farazandy Fidinansyah.
Hal ini
disinggungnya tepat dihadapan Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono yang memang
tengah melakukan kunjungan atau sowan ke fraksi-fraksi yang ada di DPRD DKI
Jakarta.
"Formula
komitmen masih dua tahun ke depan. Evaluasinya kalau pun nanti ke depannya saya
kan enggak tahu, kalau pun nanti menjadi legacy bapak ke depan mohon
dipersiapkan. Jangan kayak kemarin, mepet pak," katanya ke Heru Budi di
ruang Fraksi PAN, Senin (19/12/2022).
Kendati
demikian, ia masih mengapresiasi penyelenggaraan balap mobil bertaraf
internasional di era Gubernur Anies ini, meski secara dampak dinilai masih
banyak kekurangan.
"Jujur
kalau penyelenggaraan kita apresiasi, tapi untuk festival, dampak ekonomi ke
masyarakat dan lain-lain jujur masih banyak kekurangannya pak," lanjutnya.
Selanjutnya,
ia kembali mengingatkan eks Wali Kota Jakarta Utara itu untuk mempersiapkan
penyelenggaraan Formula E secara matang.
Sebab, kata
dia, bisa menjadi legacy atau warisan di era kepemimpinan Pj Gubernur Heru
Budi.
"Saya
berharap Formula E ke depan bisa menjadi legacy bapak. Bisa lebih baik
lagi," paparnya.
Diwartakan
sebelumnya, Jakarta kembali menjadi tuan rumah penyelenggaraan ajang balap
Formula E pada tahun depan, 2023.
Bahkan,
jadwalnya pun telah dirilis oleh Federation International Automobile (FIA)
melalui Instagram @fiaformulae.
Untuk
Jakarta, ajang balap mobil listrik bertaraf internasional itu bakal digelar
pada tanggal 3 dan 4 Juni 2023.
Berikut
daftar detail Season 9 Formula E:
Pre
Season Testing:
- Valencia,
Spain pada 13-16 Desember 2022
- Mexico
City, Mexico pada 14 Januari 2023
- Diriyah,
Saudi Arabia pada 27-28 Januari 2023
- Hyderabad,
India pada 11 Februari 2023
- Cape Town,
South Africa pada 25 Februari 2023
- Sao Paulo,
Brazil pada 25 Maret 2023
- Berlin,
Jerman pada 22-23 April 2023
- Monaco,
Monaco pada 6 Mei 2023
- Jakarta,
Indonesia pada 3-4 Juni 2023
- Portland,
USA pada 24 Juni 2023
- Rome,
Italy pada 15-16 Juli 2023
- London, UK
pada 29-39 Juli 2023


0 comments:
Posting Komentar