ANIES SERTA PENGIKUTNYA YANG SOK SUCI ITU
HARUS BACA INI!!
Pemprov DKI
Jakarta di bawah pimpinan Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono
mencetak sejarah baru dengan meraih tujuh penghargaan Adipura dari Kementerian
Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI.
Adapun
penghargaan itu diraih oleh oleh masing-masing Kota Administrasi dan Kabupaten
Kepulauan Seribu.
Rinciannya,
sebanyak empat Anugerah Adipura diraih oleh Jakarta Pusat, Jakarta Selatan,
Jakarta Timur, dan Jakarta Barat.
Sedangkan,
Jakarta Utara dan Kabupaten Kepulauan Seribu mendapat Sertifikat Adipura.
Satu Plakat
Adipura pun diterima Jakarta Selatan dengan Tebet Ecopark sebagai Taman
Terbaik.
Pengganti
Anies Baswedan itu pun mengapresiasi kinerja jajarannya sehingga bisa memborong
tujuh penghargaan Adipura di awal 2023 ini.
"Selamat
kepada para wali kota dan bupati atas penghargaan Adipura ini. Termasuk,
Jakarta Selatan yang mendapat penghargaan taman," ucapnya di Balairung
Balai Kota Jakarta, Selasa (28/2/2023).
"Ke
depan, sata minta kita bisa mempertahankan kembali Adipura ini di seluruh
wilayah," sambungnya.
Eks Wali
Kota Jakarta Utara ini pun menegaskan komitmen Pemprov DKI dalam mendorong
pencapaian target Kebijakan dan Strategi Nasional (Jakstranas) Pengelolaan
Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga.
Hal ini
sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 97 Tahun 2017 yang menginstruksikan
bahwa semua kota/kabupaten diwajibkan mengelola sampah 100 persen dengan 30
persen pengurangan dan 70 persen penanganan pada 2025.
"Kami
berharap sinergi dari tingkat provinsi dan dinas bisa ditingkatkan, saling
membantu fasilitas prasarana untuk back up wilayah. Sehingga kondisi yang sudah
ada saat ini dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan," ujarnya.
Dalam
kesempatan yang sama, Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto
mengatakan, penghargaan Adipura tahun ini merupakan capaian yang terbesar yang
pernah diraih oleh Pemprov DKI.
Bahkan di
era kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Pemprov DKI hanya meraih
masing-masing dua penghargaan, yaitu pada 2017 dan 2018.
Sedangkan,
pada 2019 hingga 2021 lalu penghargaan Adipura tak diberikan lantaran adanya
pandemi Covid-19.
Selain itu,
penghargaan ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemprov DKI dalam menggarap isu
lingkungan hidup dan pengelolaan sampah dalam kewenangannya masing-masing.
Seperti
dengan adanya implementasi Pergub 77 tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Lingkup
Rukun Warga yang menjadi tonggak berdirinya Bidang Pengelolaan Sampah (BPS) di
setiap RW," tuturnya.
"BPS RW
inilah yang melakukan pengurangan dan pemilahan sampah di sumber dengan
sistematika pengangkutan terjadwal dan terpilah," sambungnya.
Ia menambahkan,
BPS RW ini juga bertugas membangun bank sampah untuk mengelola sampah material
daur ulang dengan mengolah sampah organik atau mudah terurai melalui
komposting, biokonversi maggot atau larva dari jenis lalat Black Soldier Fly
(BSF), dan eco-enzyme.
Adapun
capaian Adipura DKI Jakarta dari tahun ke tahun sebagai berikut:
- 2012:
empat Anugerah Adipura
- 2013: tiga
Anugerah Adipura
- 2014:
tidak memperoleh
- 2015:
tidak memperoleh
- 2016: satu
Anugerah Adipura
- 2017: dua
Anugerah Adipura dan dua Sertifikat Adipura
- 2018: dua
Plakat Adipura, yaitu Jakarta Selatan untuk pasar terbaik dan Jakarta Timur
untuk hutan kota terbaik
- 2019 -
2021: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tidak mengumumkan penghargaan
Adipura dikarenakan pandemi COVID-19.
.jpg)

0 comments:
Posting Komentar