DUKUNG KEDAULATAN RI TERHADAP PAPUA, JOKOWI
SAHKAN KERJA SAMA PERTAHANAN DENGAN FIJI
Presiden
Joko Widodo atau Jokowi resmi menerbitkan UU Nomor 2 Tahun 2023 yang mengatur
kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Republik Fiji. Negara di Osenia ini
adalah salah satu negara yang menolak kemerdekaan Papua, dan mendukung
kedaulatan Indonesia atas wilayah tersebut.
Beleid ini
menjadi UU kedua yang mengatur kerja sama pertahanan Indonesia tahu ini. Sebab
dalam waktu yang bersamaan, Jokowi juga menerbitkan UU Nomor 3 Tahun 2023 yang
mengatur kesepakatan dengan Singapura.
"Untuk
menetapkan kerangka umum dalam rangka meningkatkan kerja sama bilateral bidang
pertahanan," demikian bunyi naskah kerja sama yang dilampir di UU ini, yang
diteken Jokowi pada 3 Januari 2023.
Ruang
Lingkup Kerja Sama
Ada enam
ruang lingkup dari kerja sama yang diatur dalam naskah berisi 8 halaman di UU
tersebut. Di antaranya yaitu:
1.
Pertukaran kunjungan antarbadan Pertahanan dan Angkatan Bersenjata
2. Dialog
dan konsultasi bilateral secara berkala mengenai isu-isu pertahanan dan militer
strategis yang menjadi perhatian bersama
3.
Peningkatan seminar, lokakarya, program pelatihan, dan pendidikan
4.
Pertukaran intelijen militer
5.
Peningkatan kerja sama dalam bidang industri pertahanan, antara lain alih
teknologi, penelitian bersama, produksi, dan pemasaran bersama, serta
penjaminan mutu bersama
6.
Bidang-bidang lain yang disepekati bersama
Kerja sama
pertahanan Indonesia dan Fiji ini pun disepakati berlaku untuk jangka waktu 5
tahun. Kerja sama otomatis diperpanjang untuk 5 tahun berikutnya.
"Salah
satu pihak dapat menghentikan persetujuan ini dengan memberikan pemberitahuan
tertulis kepada pihak lainnya, melalui saluran diplomatik, sekurang-kurangnya 6
bulan sebelum tanggal penghentian termaksud," demikian bunyi klausul lain
di dalamnya.
Sebelumnya,
kesepakatan kedua negara sebenarnya sudah diteken pada 29 Sepember 2017 di
Jakarta, di era Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. Tapi baru tahu ini
kesepakatan ini berlaku dengan terbitnya UU Nomor 2 Tahun 2023.
Sikap
Fiji atas Papua
Kala itu,
Ryamizard menyebut pihaknya selalu memberikan perhatian terhadap kerjasama
pertahanan antara Indonesia dan Fiji. "Guna memudahkan koordinasi
kerjasama pertahanan negara saya akan mendorong untuk segera dibuka dan
ditempatkan Atase Pertahanan Indonesia di Fiji”, kata dia saat itu.
Sementara,
Menteri Pertahanan dan Keamanan Nasional Fiji saat itu, Ratu Inoke Kubuabola
menjelaskan bahwa Fiji konsisten mendukung kedaulatan Indonesia sebagaimana
diatur dalam Piagam Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) yang di dalamnya menyebutkan
bahwa setiap negara harus menghormati kedaulatan negara lain.
"Kami
menghormati kedaulatan Indonesia di Papua Barat," kata dia kala itu. Tahun
2019, Ratu Inoke juga bertemu dengan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan
Keamanan Indonesia saat itu, Wiranto.
"Itu
merupakan satu integritas wilayah nasional yang sudah dikukuhkan oleh PBB dan
tidak bisa diganggu gugat oleh siapapun, negara manapun," kata Ratu Inoke
saat itu, ketika bicara tentang Papua dan Papua Barat.
Kerja
Sama dengan Singapura
Di sisi
lain, kerja sama pertahanan Indonesia dengan Singapura jauh lebih kompleks
ketimbang Fiji yang diatur dalam naskah 21 halaman. Lewat UU Nomor 3 Tahun 2023, Jokowi resmi
mengizinkan militer negara sahabat, Singapura, untuk berlatih di Laut Natuna
dan area di lain di Kepulauan Riau.
"Secara
bersama atau masing-masing melaksanakan latihan dan pelatihan, operasi bersama,
serta dukungan logistik antara kedua angkatan bersenjata termasuk akses bersama
pada wilayah latihan dan fasilitas di bagian tertentu," demikian 1 dari 7
ruang lingkup kerja sama, pada UU tersebut.


0 comments:
Posting Komentar